Friday, July 10, 2009

Suara Hatiku, Suara Onde-onde untuk Belahan Jiwa

Kalau dilihat dari judul artikel saya kali ini, mungkin kebanyakan dari anda semua akan merasa heran, kebingungan dan ingin mengetahui lebih dalam tentang postingan saya kali ini. Baiklah, tanpa berlama-lama lagi sebenarnya maksud saya menuliskan artikel ini tak lain hanyalah untuk seseorang yang sangat sayangi. Di dalam artikel saya kali ini saya akan sedikit menceritakan tentang petualangan cinta sang bocah dari kota Onde-onde, selain itu sayajuga bermaksud untuk meminta bantuan anda semua para pembaca untuk menilai apakah saya masih sanggup dan pantas untuk pujaan hati saya?
Kisah ini berawal sekitar satu tahun yang lalu ketika ada seorang gadis yang menarik perhatian saya. Memang pada awalnya saya menganggap dia hanya sebagai teman biasa, tetapi karena kita sering berbincang-bincang dan sayapun juga mulai mengenal kepribadian dia yang akhirnya membuat saya semakin tertarik dan menimbulkan hasrat untuk menjadikan dia sebagai sang ratu yang bersedia menemani saya dalam keadaan dan situasi apapun. Akan tetapi tanpa saya sadari ternyata saya sudah terlambat karena disaat saya masih baru mencoba untuk menyayanginya ternyata dia lebih memilih orang lain.
Sayapun sangat kecewa dengan kenyataan pahit ini, akan tetapi hal ini tentunya tidak menyurutkan semangat saya. 1001 carapun saya lakukan untuk mendapatkan simpati dari dia, dan akhirnya tanpa lelah penantian yang saya tunggu-tunggupun telah tiba, akhirnya diapun mulai tertarik kepada saya. Akan tetapi dibalik itu semua juga masih ada seorang teman saya yang terus menerus berusaha untuk menyadarkan perbuatan saya. Meskipun dengan cara menganggu dan menjaili saya terus-menerus, sehingga hal ini membuat saya tertarik untuk mengikuti permainanya. Tanpa saya sadari secara perlahan namun pasti ternyata dia berhasil menyadarkan perbuatan saya yang salah dan yang paling penting sayapun juga mulai bisa melupakan wanita yang saya sukai, apalagi ketika sebelumnya saya merasa sangat kecewa atas perbuatanya sehingga saya lebih mudah untuk merelakan dan menjadikan dia sebagai teman biasa, selain itu, saya sendiri juga mempunyai prinsip hidup dalam bercinta, menurut saya jika ada seseorang yang saya sukai atau sayangi, maka sayapun akan berusaha untuk selalu membahagiakan dia, meskipun dia tidak membalasnya saya ikhlas dan rela. Akan tetapi jika seseorang yang saya sukai itu telah mengecawakan dan membuat luka di hati saya, sayapun akan merelakan dan berusaha melupakan dia.
Waktupun terus berjalan dan tanpa saya sadari juga, saya sangat bisa menikmati hari-hari saya dengan teman saya yang selalu bersedia menemani saya dalam keadaan dan kondisi apapun. Lama-kelamaan sayapun sudah sangat akrab dan sering menceritakan semua masalah yang menjadi beban hidup saya kepada dia, begitupun juga dengan dia. Sayapun juga sadar kalau wanita yang selama ini saya sukai dan sayangi adalah dia, bukan yang lainya. Tetapi mungkin penyesalan saya ini sudah terlambat, karena jika dilihat dari masa lalu saya sudah berulang-ulang kali membuat sia sakit hati yang mungkin juga rasa itu masih dipendamnya sampai saat ini. Sayapun merasa sangat menyesal, bersalah dan menjadi orang terbodoh di dunia ini. Mungkin rasa itu tak akan pernah bisa musnah dengan cara apapun, meskipun saya menggantiya dengan nyawa saya mungkin hal itu tidak sebanding dengan apa yang telah saya lakukan kepada dia di masa lalu. Yang saya bisa lakukan hanyalah berdo'a dan meminta maaf kepada semua orang, terutama kepada teman saya yang sangat saya sayangi agar mau memaafkan perbuatan saya dan juga kalau seandainya dia membaca artikel saya ini, saya sangat berharap dia tahu akan penyesalan saya. Dari sini apakah menurut anda semua para pembaca saya masih pantas untuk menjadi seorang pacar atau teman dekat? Mohon bantuanya dan tolong kasih komentar, Terimah kasih.


Baca Pula Artikel Terkait >>




7 comments:

mareas nami sipayung said...

wah wah....ceritanya mengharukan
gue juga pernah mas nyakitin hati cewe,,emang ujungnya penyesalan yg ada...

menjawab pertanyaan yg terakhir
kenapa tidak? heheh
semangat!!

TECHSENSE said...

Nice Artikel, exchange links with my blog add my link to your blog and buzz me i will add you:L

Penulis-Kecil said...

Terimah kasih atas komentarnya, tetapi saya berpikir kemungkinanya sangat kecil, dia belum bisa melupakan rasa sakit yang saya berikan dan dia juga sedang dekat dengan orang lain. Tetapi gag salahnya mencoba, saya akan berusaha. Thanks kawan..:D:D

d'za said...

Sip bro,aku doain semoga sukses:D:D

Bangsa said...

wuishh,,tragis juga tu bro,tapi wajar bro,setiap manusia pasti punya kesalahan..
Berjuang trus bro tuk dapetin cintanya,gua yakin pasti bisa;)

Penulis-Kecil said...

iya sob,,makaish banyak,,aku juga sedang berjuang, tetapi masalahnya aku juga takut persahabatan kita rusak, tapi doain aku aja y.:):)

Ahmad said...

keren tu sob perjalanan cintanya, kayak sinetron aja=((=((
Teruskan perjuanganya sob, lo kan bisa menjadikan dia sebagai sahabat sekaligus pacar kamu.;))

Post a Comment

 

Template by d'za